Kraksaan, mwcnukraksaan.or.id — Suasana halal bihalal yang digelar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kraksaan di Pondok Pesantren Mambaul Ulum, Rabu (8/4/2026) pagi, berlangsung hangat sekaligus penuh makna. Selain menjadi ajang silaturahim pasca-Idulfitri, kegiatan ini juga dirangkai dengan pelantikan Koordinator Perwakilan Lembaga Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) termasuk MWCNU Kraksaan. Dalam kesempatan tersebut, Ketua PCNU Kraksaan, Gus Hafidzul Hakim Noer, memberikan klarifikasi atas isu yang sempat berkembang di kalangan pengurus terkait keberadaan lembaga di tingkat MWCNU. “Tidak, ini tidak benar,” tegasnya menanggapi anggapan bahwa lembaga di MWCNU telah diambil alih oleh PCNU. Gus Hafidz, sapaan akrabnya,, menjelaskan bahwa lembaga-lembaga di MWCNU tetap berada di bawah naungan MWCNU. Tidak ada penghapusan maupun pengambilalihan kewenangan oleh PCNU. Justru, menurutnya, kehadiran perwakilan lembaga dari PCNU di tingkat MWCNU bertujuan memperkuat sinergi dan koordinasi program. “Yang ada itu perwakilan lembaga PCNU di tingkat MWCNU agar bersinergi, bukan diambil alih,” ujarnya. Sebagai bentuk konkret penguatan sinergi tersebut, PCNU Kraksaan melantik 16 Koordinator Perwakilan Lembaga MWCNU Kraksaan. Mereka diharapkan menjadi penghubung aktif antara program PCNU dan pelaksanaan di tingkat MWCNU. Adapun nama-nama yang dilantik meliputi Moh. Fadil (LAZISNU), Ahmad Ansori (LDNU), Zuhdi Hasan (LP Ma’arif), Rudi Rizaldi (LPNU), Moradin (LP2NU), Fathorrosi (LKKNU), Ainul Yaqin (Lakpesdam), Misnari Ilyas (Lesbumi), Wahono (LWPNU), Syarif Hidayatullah (LBMNU), Syamsuri (LTMNU), Syifauddin (LFNU), Zainal Arifin (LTN NU), Fathur Rozi (RMI), Syaiful Anwar (LKNU), serta Misto (Kemaritiman). Pelantikan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran kelembagaan di tingkat kecamatan, sekaligus memastikan bahwa program-program Nahdlatul Ulama dapat berjalan lebih terarah dan terintegrasi. Klarifikasi yang disampaikan Ketua PCNU Kraksaan sekaligus menjawab keresahan sebagian pengurus yang sebelumnya menerima informasi keliru terkait posisi lembaga di MWCNU. Dengan penjelasan tersebut, diharapkan tidak ada lagi kesalahpahaman di tubuh organisasi. Forum halal bihalal ini pun menjadi ruang tabayyun yang efektif. Selain mempererat hubungan antar pengurus, kegiatan ini juga memperkuat kesamaan persepsi dalam menjalankan roda organisasi. Dengan dilantiknya Koordinator Perwakilan Lembaga MWCNU Kraksaan, diharapkan sinergi antara PCNU dan MWCNU semakin solid. Kolaborasi ini menjadi kunci dalam menghadirkan program yang tidak hanya terencana dengan baik, tetapi juga berdampak nyata bagi masyarakat di tingkat akar rumput. Penulis: Alfin Maulana Haz Post navigation Cari Barokah Ramadhan, MWC NU Kraksaan Gelar Khotmil Qur’an Bersama Pengurus Ranting