Kraksaan, mwcnukraksaan.or.id – Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif MWCNU Kraksaan menggelar kegiatan Upgrading Kurikulum dan Pembelajaran KMA 1503 beserta panduan-panduannya pada Sabtu (31/1/2026). Kegiatan ini dilaksanakan di Auditorium Pondok Pesantren Zainul Anwar, Desa Alassumur Kulon, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Kegiatan upgrading ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Harlah satu abad Nahdlatul Ulama. Seluruh Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah bidang kurikulum jenjang MI, MTs, dan MA se-Kecamatan Kraksaan turut dilibatkan dalam kegiatan tersebut. LP Ma’arif MWCNU Kraksaan menghadirkan Dr. Ahmad Zamroni, SS., M.Pd, Kepala MAN 2 Probolinggo yang juga Wakil Ketua LP Ma’arif PCNU Kraksaan, sebagai pemateri utama. Materi difokuskan pada penguatan pemahaman Kurikulum KMA 1503 serta implementasinya dalam proses pembelajaran di madrasah Ma’arif. Pengasuh Pondok Pesantren Zainul Anwar, KH. Hasan Assyadzili Abdullah, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih dan dukungan penuh atas terselenggaranya kegiatan tersebut di pesantren yang dipimpinnya. Ia menyebut, Pesantren Zainul Anwar yang berdiri sejak tahun 1964 selalu terbuka untuk kegiatan-kegiatan penguatan pendidikan dan keilmuan. Lebih lanjut, KH. Hasan Assyadzili Abdullah menekankan pentingnya penguasaan ilmu agama yang seimbang dengan ilmu-ilmu lain. Menurutnya, keseimbangan tersebut menjadi bekal penting bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan identitas keislaman dan ke-NU-an. Sementara itu, Sekretaris LP Ma’arif PCNU Kraksaan, Kholid Musthofa, M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan bahwa LP Ma’arif MWCNU Kraksaan termasuk salah satu yang paling aktif dalam kegiatan peningkatan mutu pendidikan. Ia menyebutkan, di awal tahun 2026 saja sudah dua kali kegiatan dilaksanakan dengan menghadirkan jajaran LP Ma’arif PCNU Kraksaan. “Ini menunjukkan semangat luar biasa dari LP Ma’arif MWCNU Kraksaan dalam meningkatkan kualitas pendidikan Ma’arif, khususnya di bidang kurikulum dan pembelajaran,” ujarnya. Dalam sesi penyampaian materi lain,Muh Zuhdi Hasan, M.Pd menyoroti pentingnya kurikulum yang responsif terhadap perkembangan zaman. Ia menegaskan bahwa sekolah yang baik pasti memiliki kurikulum yang baik pula. Namun realitanya, saat ini kurikulum sering kali hanya dijadikan sebagai syarat administratif, belum sepenuhnya dihidupkan dalam praktik pembelajaran. Sementara itu, pemateri utama Dr. Ahmad Zamroni, SS., M.Pd mengawali materinya dengan menegaskan bahwa ruh pembelajaran sejatinya adalah kurikulum. Ia mengajak para kepala sekolah dan wakil kepala sekolah bidang kurikulum untuk tidak hanya memahami dokumen kurikulum secara tekstual, tetapi mampu mengimplementasikannya secara kontekstual sesuai karakter peserta didik dan satuan pendidikan. Penulis: Alfin Maulana Haz Post navigation LP Ma’arif MWCNU Kraksaan Sosialisasikan UAMNU dan Akreditasi Madrasah