Kraksaan, mwcnukraksaan.or.id — Ribuan santri dan warga Nahdliyin tumpah ruah di halaman Kantor Kecamatan Kraksaan, Ahad malam (2/11/2025), dalam rangka malam puncak peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025 yang digelar oleh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kraksaan. Acara ini menghadirkan Majelis Al-Waly dan KH Abdullah Syamsul Arifin, Ketua Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LD-PBNU), sebagai mubaligh utama. Kegiatan yang dimulai pukul 19.00 WIB tersebut diawali dengan pembacaan tahlil oleh pengurus MWCNU Kraksaan dan diikuti oleh ribuan jamaah. Suasana semakin semarak dengan tabuhan rebana dan lantunan sholawat dari Majelis Al-Waly yang menggema di seluruh area acara. Bupati Probolinggo Gus dr. Moh. Haris yang dijadwalkan hadir berhalangan, dan diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra, Abdul Ghofur, S.STP., M.Si. Dalam sambutannya, Abdul Ghofur menyampaikan apresiasi atas semangat ke-NU-an yang tampak dalam kegiatan tersebut. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Probolinggo, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada MWCNU Kraksaan yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Tabligh Akbar seperti ini bukan hanya menjadi sarana silaturahim, tetapi juga memperkuat nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan di tengah masyarakat,” ujar Abdul Ghofur. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Rois Syuriah PCNU Kota Kraksaan KH Abdul Wasik Hanan, Camat Kraksaan Puja Kurniawan, Danramil, Kapolsek Kraksaan, Rois Syuriah MWCNU Kraksaan KH Ahmad Haidori, serta Ketua MWCNU Kraksaan Drs. H Mohammad Sahudi, M.Pd. dan para pengasuh pondok pesantren di wilayah kecamatan Kraksaan. Dalam sambutannya, Drs. H Mohammad Sahudi, M.Pd. menyampaikan bahwa peringatan HSN tahun ini menjadi momentum kebersamaan warga NU di Kraksaan. “Rangkaian kegiatan HSN 2025 ini kita mulai dengan ziarah ke makam Muassis NU Kraksaan, dilanjutkan dengan jalan sehat bersarung, dan malam ini ditutup dengan tabligh akbar bersama KH Abdullah Syamsul Arifin. Semoga semangat santri selalu hidup di tengah masyarakat kita,” ungkapnya. Sementara itu, dalam tausiyahnya, KH Abdullah Syamsul Arifin (Gus Aab) menegaskan bahwa peringatan Hari Santri tahun 2025 merupakan peringatan ke-9 sejak ditetapkannya oleh pemerintah pada tahun 2016 silam. Ia menilai bahwa momentum ini harus dimaknai sebagai pengingat atas jasa besar para ulama dan santri dalam perjuangan bangsa. “Hari Santri bukan sekadar perayaan seremonial. Ini adalah bentuk pengakuan negara atas peran ulama dan santri dalam memperjuangkan kemerdekaan serta menjaga keutuhan bangsa. Kini tugas santri adalah melanjutkan perjuangan itu dengan ilmu, akhlak, dan pengabdian,” tegas Gus Aab. Ia juga menekankan pentingnya peran pesantren dan kiai dalam membentuk karakter generasi muda. “Santri hari ini harus menjadi benteng moral bangsa. Di bawah bimbingan para kiai, pesantren harus terus melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak, dan mencintai tanah air,” ujarnya disambut lantunan sholawat dan takbir dari ribuan jamaah. Acara malam puncak HSN 2025 MWCNU Kraksaan berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat. Di penghujung acara, seluruh jamaah bersama para kiai memanjatkan doa untuk keselamatan bangsa dan kejayaan Islam di Indonesia. Penulis: Alfin Maulana Haz Post navigation Sukses! 10.000 Santri Ramaikan HSN MWCNU Kraksaan PCNU Kraksaan Masa Khidmat 2025–2030 Resmi Dilantik