Kraksaan, mwcnukraksaan.or.id — Tim Koin Santri Panitia Hari Santri Nasional (HSN) 2025 Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kraksaan mendapat sambutan hangat dari keluarga besar SMAN 1 Kraksaan, Jalan Imam Bonjol No.13 Kraksaan pada Selasa (28/10/2025).

Rombongan yang dipimpin langsung oleh Ketua MWCNU Kraksaan, Drs H. Mohammad Sahudi, M.Pd bersama Ketua Panitia HSN, Rudy Rizaldi, dan jajaran panitia lainnya disambut oleh Kepala Sekolah SMAN 1 Kraksaan, Ahmad Sudiarto, S.Pd., M.M., beserta dewan guru dan staf sekolah dengan penuh keakraban.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Panitia HSN 2025, Rudy Rizaldi, menjelaskan maksud dan tujuan dari program Koin Santri. Ia menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari semangat gotong royong dan kepedulian warga NU dalam menyemarakkan Hari Santri Nasional, sekaligus menanamkan nilai solidaritas dan kemandirian ekonomi umat sejak dini.

“Koin Santri bukan sekadar pengumpulan dana, tapi wujud kebersamaan, semangat berbagi, dan pendidikan karakter santri yang cinta tanah air dan agama,” ujar Rudy.

Rudy juga menambahkan, selain kegiatan Koin Santri, pihaknya berharap keluarga besar SMAN 1 Kraksaan turut berpartisipasi dalam dua kegiatan besar HSN 2025 lainnya, yakni Jalan Sehat Bersarung pada Sabtu, 1 November 2025, serta puncak acara Tabligh Akbar pada Ahad, 2 November 2025 di halaman Kantor Kecamatan Kraksaan. “Kami sangat berharap partisipasi aktif dari siswa dan guru SMAN 1 Kraksaan agar peringatan Hari Santri semakin meriah dan bermakna,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Kraksaan, Ahmad Sudiarto, S.Pd., M.M., menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif tersebut. Ia menuturkan bahwa pihak sekolah telah menerima informasi lebih awal mengenai program ini dan menyambutnya dengan penuh dukungan.

“Kami menyambut baik kegiatan Koin Santri ini. Anak-anak bisa belajar arti kebersamaan dan berbagi dari kegiatan seperti ini,” ungkapnya.

Selain membahas Koin Santri, pertemuan tersebut juga menjadi ajang diskusi antara pihak sekolah dan MWCNU Kraksaan terkait berbagai kegiatan keagamaan di lingkungan SMAN 1 Kraksaan. Ahmad Sudiarto bahkan menyampaikan keinginannya agar ke depan dapat menjalin kerja sama resmi (MoU) dengan NU dalam penguatan kegiatan keagamaan di sekolah.

Menanggapi hal itu, Ketua MWCNU Kraksaan, H. Mohammad, menyambut positif rencana tersebut. “Kami sangat terbuka untuk bersinergi dengan lembaga pendidikan, terutama dalam hal pembinaan keagamaan dan karakter generasi muda,” ujarnya.

Suasana pertemuan berlangsung penuh kekeluargaan dan semangat kebersamaan. Kunjungan tersebut menjadi wujud nyata sinergi antara MWCNU Kraksaan dan lembaga pendidikan dalam memperkuat nilai-nilai keislaman, kebangsaan, serta kepedulian sosial di kalangan pelajar.

Penulis: Alfin Maulana Haz

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *