Kraksaan, 13 Maret 2025 – Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kraksaan kembali berperan aktif dalam kegiatan Pondok Ramadhan. Kali ini, LDNU mengisi kegiatan keagamaan di SMAN 1 Kraksaan yang berlokasi di Jalan Imam Bonjol No.13, Kraksaan, pada Kamis (13/3/2025) pagi. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 hingga 10.45 WIB ini dipusatkan di Aula SMAN 1 Kraksaan dan diikuti oleh seluruh siswa kelas X. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para siswa tentang konsep kesucian dalam Islam, yang merupakan dasar dari pelaksanaan ibadah sehari-hari. Sebagai pemateri, Ketua LDNU MWCNU Kraksaan, Ustadz Moh Amin Husaini, S.HI., hadir untuk membawakan materi bertajuk Najis dan Hadats. Dalam penyampaiannya, Ustadz Amin—sapaan akrabnya—menjelaskan secara rinci tentang pengertian najis dan hadats, jenis-jenisnya, serta cara membersihkannya sesuai dengan tuntunan syariat Islam. Ia menekankan bahwa pemahaman yang benar mengenai hal ini sangat penting dalam menjalankan ibadah, terutama dalam menjaga kesucian diri sebelum shalat. “Banyak orang menganggap najis dan hadats itu sama, padahal keduanya berbeda. Najis berkaitan dengan sesuatu yang harus disucikan dari tubuh, pakaian, atau tempat, sedangkan hadats berkaitan dengan kondisi seseorang yang membutuhkan wudhu atau mandi wajib untuk kembali suci,” jelasnya. Selain pemaparan teori, Ustadz Amin juga memberikan contoh kasus nyata yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, bagaimana cara menyucikan pakaian yang terkena najis, serta bagaimana membedakan hadats kecil dan besar. Penyampaian yang interaktif membuat para siswa lebih mudah memahami materi yang diberikan. Tidak hanya sesi ceramah, panitia juga membuka sesi tanya jawab agar peserta lebih aktif dan dapat langsung mengklarifikasi pemahaman mereka. Sesi ini dimanfaatkan oleh para siswa untuk menanyakan berbagai hal seputar najis dan hadats yang sering mereka temui dalam kehidupan sehari-hari. Untuk semakin meningkatkan antusiasme peserta, panitia juga mengadakan kuis berhadiah. Ustadz Amin diberikan kesempatan untuk menyusun pertanyaan-pertanyaan terkait materi yang telah disampaikan. Setiap siswa yang mampu menjawab dengan benar berhak mendapatkan doorprize sebagai bentuk apresiasi dari panitia. Kuis ini menambah semarak kegiatan Pondok Ramadhan. Para siswa berlomba-lomba mengangkat tangan untuk menjawab pertanyaan. Beberapa pertanyaan dapat dijawab dengan mudah, tetapi ada juga yang membuat peserta kebingungan. Meski begitu, momen ini menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan bagi mereka. Penulis: Alfin Maulana Haz Post navigation Safari Ramadan, Kapolsek Kraksaan Ingatkan Warga Soal Curanmor dan Miras LD-MWCNU Kraksaan Isi Pondok Ramadhan SMKN 2, Bahas Efek Bahagia dan Benci Ramadhan